12 Rumah Rusak Akibat Tanah Bergerak di Bogor Desa Retak

Jakarta, TabelMedia.Com – Bencana tanah bergerak di Kabupaten Bogor menyebabkan 12 rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan bervariasi. Selain merusak permukiman, peristiwa ini juga berdampak pada jalan penghubung antar desa yang mengalami retakan, sehingga mengganggu aktivitas dan mobilitas masyarakat setempat.

Tanah bergerak terjadi setelah wilayah tersebut guyur hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tanah yang labil dan kontur wilayah berbukit memperbesar risiko pergeseran tanah. Akibatnya, dinding rumah warga retak, lantai ambles, hingga beberapa bangunan tidak lagi layak huni.

Tak hanya rumah, jalan desa yang menjadi akses utama warga juga mengalami kerusakan cukup serius. Retakan memanjang terlihat di sejumlah titik, membuat kendaraan roda dua dan roda empat harus melintas dengan sangat hati-hati. Warga khawatir kondisi ini akan semakin memburuk jika hujan kembali turun.

Pemerintah daerah bersama tim terkait telah melakukan pendataan rumah terdampak dan meninjau langsung lokasi kejadian. Langkah awal fokuskan pada keselamatan warga, termasuk imbauan untuk mengungsi sementara bagi penghuni rumah yang mengalami kerusakan parah. Selain itu, koordinasi dengan BPBD lakukan untuk memantau potensi pergerakan tanah susulan.

Masyarakat imbau tetap waspada terhadap tanda-tanda tanah bergerak, seperti munculnya retakan baru di tanah atau bangunan, pohon miring, serta suara gemuruh dari dalam tanah. Kondisi cuaca ekstrem nilai masih berpotensi memicu bencana serupa di wilayah rawan.

Peristiwa tanah bergerak di Bogor ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana dan penataan lingkungan, khususnya di daerah dengan kondisi geografis rawan. Pemerintah harapkan dapat segera melakukan penanganan lanjutan, baik perbaikan infrastruktur maupun solusi jangka panjang demi keselamatan dan kenyamanan warga.

By admin