Jakarta, TabelMedia.Com – Di tengah banjir yang menggenangi sebagian jalan Mangga Dua, Jakarta, seorang penjual mi ayam tetap gigih berjualan demi menghidupi keluarga. Meski air setinggi lutut menghalangi jalannya, semangatnya tidak surut. Kisah ini menjadi sorotan warganet karena menunjukkan keteguhan dan kerja keras para pedagang kaki lima menghadapi cuaca ekstrem.
Banjir sore itu sebabkan hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak siang hari, menggenangi jalan utama dan sejumlah gang kecil di Mangga Dua. Banyak kendaraan terjebak macet, dan aktivitas warga terganggu. Namun, penjual mi ayam ini tetap melintasi genangan air untuk memastikan dagangannya sampai ke pelanggan.
Semangat Pedagang Kaki Lima di Tengah Genangan
Pedagang ini menuturkan, “Banjir memang menyulitkan, tapi pelanggan tetap datang. Saya harus tetap jualan untuk keluarga.”
Dengan menggunakan sepatu boot dan gerobak dorong, ia menavigasi jalan yang tergenang, membawa mi ayam panas yang siap santap. Warga yang melihat perjuangannya banyak yang memberi apresiasi. Beberapa bahkan membeli lebih banyak sebagai bentuk dukungan. Kisah ini tidak hanya menginspirasi masyarakat sekitar, tapi juga menyadarkan banyak orang tentang ketekunan dan keberanian pedagang kaki lima dalam menghadapi tantangan.
Selain semangat pedagang, situasi ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi banjir, terutama bagi para pedagang yang dagangannya rentan rusak jika terendam air. Banyak pedagang lain memilih menutup lapak, sementara yang berani tetap berjualan menjadi sorotan media sosial.
Tips Aman Berjualan dan Melintasi Banjir
Bagi pedagang yang tetap harus berjualan di tengah banjir, ada beberapa langkah penting:
- Gunakan alas kaki dan pakaian yang aman, seperti sepatu boot dan jas hujan.
- Pastikan gerobak atau perlengkapan dagang aman dari air agar makanan tidak tercemar.
- Hindari arus deras dan pilih rute yang lebih aman meski memakan waktu lebih lama.
- Tetap menjaga kebersihan dan kesehatan, terutama saat menjual makanan di tengah genangan air.
Selain tips aman, pemerintah setempat juga menyiagakan tim darurat dan pompa air untuk membantu menurunkan genangan di kawasan Mangga Dua. Warga imbau mengikuti informasi resmi dan tetap berhati-hati saat melintasi wilayah terdampak banjir.
Kisah pedagang mi ayam di Mangga Dua ini bukan sekadar cerita tentang banjir, tetapi juga tentang ketekunan, kreativitas, dan perjuangan untuk bertahan hidup. Ia menjadi inspirasi bahwa di tengah kesulitan, semangat dan kerja keras tetap bisa membawa harapan.
