TabelMedia.Com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, dan sekitarnya. Getaran gempa rasakan cukup kuat oleh warga hingga menimbulkan kepanikan. Banyak masyarakat yang langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri, khawatir akan adanya gempa susulan maupun potensi bangunan roboh.
Peristiwa gempa ini terjadi secara tiba-tiba dan membuat aktivitas warga terhenti. Beberapa orang mengaku merasakan guncangan cukup lama, sertai suara gemuruh yang membuat suasana semakin mencekam. Hingga saat ini, gempa Pacitan tersebut menjadi perhatian masyarakat luas, terutama karena kekuatannya tergolong signifikan.
Kronologi Gempa M 6,4 di Pacitan
Berdasarkan informasi yang beredar, gempa terjadi pada waktu yang membuat sebagian warga masih berada di dalam rumah. Getaran awal rasakan ringan, namun dalam hitungan detik berubah menjadi guncangan kuat. Perabotan rumah tangga bergoyang, pintu dan jendela bergetar, bahkan beberapa benda laporkan jatuh ke lantai.
Warga di berbagai kecamatan di Pacitan langsung berlari keluar rumah menuju area terbuka seperti halaman, jalan, dan lapangan. Kepanikan tak terhindarkan, terutama bagi mereka yang tinggal di bangunan bertingkat atau rumah dengan konstruksi lama. Sebagian warga juga mengaku trauma akibat pengalaman gempa sebelumnya yang pernah terjadi di wilayah selatan Jawa.
Meski gempa terasa cukup kuat, hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait kerusakan berat maupun korban jiwa. Namun, beberapa bangunan laporkan mengalami retakan ringan, terutama pada dinding rumah warga. Pihak berwenang masih terus melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan.
Reaksi Warga dan Imbauan Tetap Waspada
Pasca gempa Pacitan, warga diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Banyak masyarakat memilih bertahan di luar rumah selama beberapa waktu, menunggu situasi benar-benar aman. Anak-anak dan lansia menjadi kelompok yang paling mendapat perhatian, karena rentan mengalami kepanikan dan cedera.
Petugas terkait mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga minta mengikuti arahan resmi dan memastikan kondisi rumah aman sebelum kembali masuk. Selain itu, penting bagi masyarakat untuk memahami langkah-langkah evakuasi mandiri saat terjadi gempa bumi.
Gempa M 6,4 yang mengguncang Pacitan ini kembali menjadi pengingat bahwa wilayah Indonesia rawan aktivitas seismik. Kesiapsiagaan menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko dan dampak yang timbulkan. Dengan tetap tenang, waspada, dan mengikuti prosedur keselamatan, masyarakat harapkan dapat menghadapi situasi darurat dengan lebih baik.
