Jakarta, TabelMedia.com – Menteri Agama (Menag) menegaskan pentingnya peran Kementerian Agama (Kemenag) dalam menjaga persatuan dan kerukunan bangsa. Dalam arahan terbaru kepada jajaran kementerian, Menag menekankan bahwa kekompakan internal menjadi fondasi utama untuk mewujudkan visi tersebut.
Kekompakan Jajaran: Fondasi Kerukunan
Dalam rapat internal, Menag menyampaikan bahwa kata kunci merukunkan bangsa adalah Kementerian Agama sendiri.
“Tanpa kekompakan internal, sulit bagi Kemenag untuk berperan efektif menjaga harmoni di tengah keberagaman umat,” ujarnya.
Menag menekankan, setiap pegawai dan pimpinan unit di Kemenag harus memahami peran strategis mereka bukan hanya sebagai pelaksana regulasi, tetapi juga sebagai agen pembawa nilai toleransi, persatuan, dan penghormatan antarumat beragama.
Mengapa Peran Kemenag Sangat Strategis?
- Penguatan Toleransi dan Moderasi Beragama
Kemenag bertugas membina umat agar hidup rukun meski berbeda keyakinan, mendukung program moderasi beragama, dan mencegah radikalisasi. - Koordinasi Lintas Sektor
Sebagai kementerian yang menjangkau berbagai aspek kehidupan umat, Kemenag menjadi penghubung antarinstansi pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat untuk menjaga stabilitas sosial. - Membangun Budaya Persatuan
Dengan menyatukan kebijakan dan program-program internal, Kemenag mampu memberikan contoh konkret tentang pentingnya kerja sama, komunikasi efektif, dan integritas dalam menjalankan tugas negara.
Tantangan dan Strategi
Menag mengakui tantangan terbesar adalah keberagaman internal dan eksternal. Namun, melalui pelatihan, pembinaan kepemimpinan, dan mekanisme pengawasan yang jelas, Kemenag yakini bisa menjadi motor penggerak kerukunan. Beberapa strategi yang terapkan antara lain:
- Sosialisasi nilai-nilai moderasi di seluruh unit kerja.
- Forum koordinasi rutin antarbagian untuk memastikan kebijakan selaras.
- Program pengembangan kapasitas pegawai, khususnya dalam manajemen konflik dan komunikasi publik.
“Kerja kita bukan hanya soal administrasi, tetapi soal menjaga bangsa tetap satu dan rukun. Setiap langkah yang kita ambil harus mencerminkan nilai persatuan,” tegas Menag, mengingatkan jajarannya agar selalu menjunjung integritas, empati, dan tanggung jawab.
Peran Kementerian Agama dalam menjaga persatuan dan kerukunan bangsa tidak bisa remehkan. Menag menegaskan bahwa kekompakan internal menjadi pondasi utama agar Kemenag mampu menjalankan perannya secara efektif. Dengan strategi yang tepat dan pemahaman mendalam tentang nilai toleransi, Kemenag harapkan terus menjadi penjaga keharmonisan bangsa.