Jakarta, TabelMedia.Com – Uji kelayakan di DPR kembali menjadi sorotan setelah Tommy memberikan pandangannya terkait sinergi antara Bank Indonesia (BI) dan pemerintah. Menurutnya, kerjasama ini justru perlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional tanpa mengorbankan independensi BI.
Dalam proses uji kelayakan, DPR mengevaluasi visi, misi, serta strategi calon anggota Dewan Gubernur BI. Tommy menekankan bahwa sinergi dengan pemerintah bukan berarti campur tangan, melainkan koordinasi kebijakan moneter dan fiskal agar tercipta kebijakan ekonomi yang efektif dan terukur.
“Kami tetap menjunjung independensi BI dalam setiap kebijakan moneter. Sinergi ini hanya memastikan langkah pemerintah dan BI sejalan dalam menjaga inflasi, stabilitas nilai tukar, dan pertumbuhan ekonomi,” kata Tommy saat menghadiri sesi uji kelayakan.
Uji Kelayakan DPR Tommy Tegaskan BI Tetap Independen Pentingnya koordinasi ini semakin terasa di tengah tekanan global, termasuk fluktuasi harga komoditas dan ketidakpastian ekonomi dunia. Dengan adanya sinergi, BI dapat merespons lebih cepat terhadap dinamika pasar tanpa kehilangan prinsip independensi yang menjadi fondasi utama lembaga.
DPR, melalui proses uji kelayakan, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas calon anggota Dewan Gubernur BI. Masyarakat pun berharap koordinasi ini akan membawa dampak positif pada stabilitas ekonomi nasional.
Tommy juga menegaskan bahwa independensi BI adalah prinsip konstitusional yang tidak bisa negosiasikan. Sinergi dengan pemerintah bertujuan untuk memperkuat kebijakan ekonomi, bukan melemahkan otoritas BI.
Dengan pernyataan ini, publik dan pelaku pasar mendapatkan kepastian bahwa meski BI bekerja sama dengan pemerintah. Fungsi pengendalian moneter tetap dijalankan secara profesional, transparan, dan bebas dari intervensi politik.
