Jakarta, TabelMedia.Com – Kejadian tragis terjadi di RSUD Bandung, Jawa Barat, saat seorang cleaning service temukan tewas duga akibat pukul oleh atasannya menggunakan palu. Insiden ini mengejutkan staf rumah sakit maupun masyarakat setempat, karena kekerasan yang lakukan oleh atasan terhadap bawahannya tergolong ekstrem. Polisi telah turun tangan untuk menyelidiki kasus ini dan memastikan proses hukum berjalan transparan.
Korban, yang identitasnya belum publikasikan secara resmi, ketahui telah bekerja sebagai tenaga kebersihan di RSUD tersebut selama beberapa tahun. Rekan-rekannya menyatakan bahwa korban kenal ramah dan pekerja keras. Saksi mata melaporkan bahwa peristiwa terjadi di area kerja korban, dan sempat menimbulkan kepanikan di antara staf lain. Pihak rumah sakit segera mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat, namun nyawa korban tidak tertolong.
Polisi membenarkan bahwa pelaku merupakan atasan langsung korban. Aparat saat ini tengah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, dan mengamankan barang bukti, termasuk palu yang duga gunakan sebagai alat pemukulan. Pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus ini termasuk tindak pidana kekerasan yang berakibat fatal, sehingga proses hukum akan lakukan secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
Kronologi Dugaan Pemukulan
Berdasarkan keterangan saksi, insiden terjadi pada pagi hari ketika korban sedang menjalankan tugas rutin membersihkan area RSUD. Diduga terjadi adu mulut antara korban dan atasannya sebelum insiden berujung pada pemukulan menggunakan palu. Rekan kerja yang berada di sekitar lokasi sempat mencoba melerai, namun tidak berhasil menghentikan tindakan pelaku.
Pihak kepolisian menekankan bahwa kronologi lengkap masih dalam penyelidikan. Olah TKP lakukan untuk memastikan semua fakta terkait kejadian, termasuk posisi korban, kondisi lingkungan, dan barang bukti. Tim medis forensik juga libatkan untuk memastikan penyebab kematian korban dan membantu memperkuat kasus hukum terhadap pelaku.
Selain itu, pihak rumah sakit menyatakan komitmen untuk bekerja sama dengan kepolisian, memberikan akses informasi, dan memastikan keamanan bagi seluruh staf agar kejadian serupa tidak terulang. RSUD Bandung juga berjanji akan mengevaluasi prosedur internal terkait keselamatan pekerja, khususnya tenaga kebersihan yang sering bekerja di area sensitif rumah sakit.
Dampak dan Tindakan Lanjutan
Kematian cleaning service ini memicu perhatian publik dan menyoroti isu kekerasan di tempat kerja. Banyak pihak mendesak agar tindakan tegas diberikan terhadap pelaku, sekaligus meninjau kembali perlindungan bagi tenaga kerja di rumah sakit. Organisasi buruh dan masyarakat sipil menekankan pentingnya mekanisme pengaduan dan perlindungan pekerja agar kasus kekerasan tidak luput dari pengawasan.
Proses hukum terhadap atasan korban kini tengah berjalan. Polisi memastikan pelaku akan diproses sesuai hukum pidana, sementara penyelidikan mendalam dilakukan untuk mengetahui motif tindakan kekerasan. Selain itu, pihak rumah sakit bekerja sama dengan psikolog untuk memberikan dukungan kepada rekan kerja korban yang mengalami trauma.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi semua institusi terkait pentingnya keselamatan tenaga kerja, pengawasan internal, dan mekanisme pencegahan kekerasan. Dengan langkah hukum dan evaluasi prosedur internal, diharapkan insiden serupa dapat dicegah di masa depan.
